حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ رِفَاعَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ أَبِي هُرَيْرَةَ فِي هَذَا الْبَابِ حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ

Telah mengisahi kami Muhammad bin Yahya, telah mengisahi kami Abu Ashim, dari Muhammad bin Rifa'ah, dari Suhail bin Abu Salih, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam telah bersabda, "Amal perbuatan dihadapkan pada hari Senin dan Kamis. Oleh karena itu, aku senang amalku diperlihatkan sementara aku sedang berpuasa."

Abu Isa berkata, "Hadis Abu Hurairah pada bab ini adalah hadis hasan gharib."

Takhrij[sunting | sunting sumber]

  1. Hadis Abu Hurairah riwayat:
  2. Hadis Usamah bin Zaid riwayat:

Tahqiq Albani (747)[sunting | sunting sumber]

Sahih. Takhrij al-Misykah tahqiq kedua (2056), at-Ta'liq ar-Raghib (2/84), al-Irwa (949).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Community content is available under CC-BY-SA unless otherwise noted.